Menuju PDAM Sehat 2025 - PDAM PADANG PARIAMAN
PDAM PADANG PARIAMAN Merupakan Badan Usaha Milik Daerah, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang diberi wewenang untuk menyelenggarakan pelayanan air minum yang dimanfaatkan untuk masyarakat.

Minggu, 08 Desember 2019

Menuju PDAM Sehat 2025

Aminuddin Direktur PDAM Padang Pariaman. Fhoto : Dok Humas PDAM

Perlahan tapi pasti, PDAM Padang Pariaman merangkak meninggalkan status Sakit yang disandangnya hingga 2018 lalu. Di penghujung 2019, status itu meningkat menjadi Belum Sehat menuju Sehat.

“In sya Allah kita bisa dalam kategori sehat pada 2025 mendatang,” kata Direktur PDAM Aminuddin Jumat (29/11) di kantor PDAM Jambak Lubuk Alung.

Secara umum, kondisi PDAM dapat diklasifikasikan kepada 3 bagian. Sakit, Kurang Sehat dan Sehat. Sakit artinya belum mampu membiayai oerasional sendiri.

Kurang Sehat, sudah bisa membiayai sendiri tapi belum menghasilkan. Sementara kategori Sehat, selain mampu membiayai diri sendiri juga ikut berpartisipasi menyumbang kepada daerah dan aktif dalam program kemitraan bina lingkungan.

Berhasilnya ke luar dari zona merah atau dalam kondisi Sakit menjadi Kurang Sehat ini tentu bukanlah perkara gampang dan mudah, karena pada saat itu PDAM Padang Pariaman masih tersangkut utang pada masa lalu.

Padahal pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR akan menggelontorkan anggaran lumayan besar dengan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Syarat mendapatkannya, harus bebas dari utang terlebih dahulu.

“Inilah tugas berat saya beberapa waktu setelah menjabat direktur tahun 2016,” kenang Aminuddin.

Diakui Aminuddin, banyak pihak yang membantunya untuk membebaskan peninggalan utang masa lalu itu.

Tak hanya segenap keluarga besar PDAM, pemerintah kabupaten dan propinsi hingga kementrian. “Tanpa bantuan mereka, mustahil penghapusan utang ini terjadi,” kata Aminuddin.

Maka sejak itu lah pelanggan PDAM Padang Pariaman meningkat. Seiring dengan itu, PDAM secara bertahap mulai bisa membiayai operasionalnya sendiri serta menyetorkan dana pensiun.

Menjelang berakhirnya tahun 2019 ini, pelanggan sudah tercatat sebanyak 30.000 sambungan. (ADMIN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar