Akan Dapat Kucuran Rp 300 Milyar, PDAM Padang Pariaman Sudah Temukan Sumber Air Baru - PDAM PADANG PARIAMAN
PDAM PADANG PARIAMAN Merupakan Badan Usaha Milik Daerah, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang diberi wewenang untuk menyelenggarakan pelayanan air minum yang dimanfaatkan untuk masyarakat.

Rabu, 29 Mei 2019

Akan Dapat Kucuran Rp 300 Milyar, PDAM Padang Pariaman Sudah Temukan Sumber Air Baru



Rencana Sumber Air Baru di Anduriang ( Dok.PDAM Padang Pariaman)

Informasi menggembirakan buat masyarakat Piaman (Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Padang Pariaman bakal mendapat kucuran dana sekitar Rp 300 milyar pada tahun depan.

Informasi ini menurut Direktur PDAM Aminuddin secara lisan sudah disampaikan oleh pihak Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat  melalui Direktorat Cipta Karya perwakilan Sumbar, di mana akan ditandatangani nota kesepahamannya tidak berapa lama lagi.
Karena akan mengaliri konsumen pada dua daerah pemerintahan yang bertetangga, kegiatran ini bernama sistim penyediaan air minum (SPAM) Regional.

Informasi lisan tersebut sudah ditindaklanjuti PDAM dengan menginventarisir sejumlah sumber air yang ada di Padang Pariaman. Dari beberapa kawasan tersebut, pilihan jatuh ke sumber air yang berada di Nagari Anduriang Kecamatan 2 x 11 Kayutanam.

“Pertengahan Ramadan kemaren kita sudah suyrvei lokasi yang akan kita jadikan sumber air,” kata Amnuddin Selasa (28/5) di kantor PDAM, Jalan Raya Lubuk Alung – Ketaping KM 2 Jambak, Lubuk Alung.

Sumber air di Anduring ini lumayan besar, diprediksi mampu menghasilkan air 2000 liter per detik. Sementara untuk kebutuhan kegiatan ini hanya dibutuhkan 300 liter per detik.
Dari angka tersebut akan dapat melayani 21 ribu pelanggan (sambungan  rumah/SR), dengan asumsi 1 liter per detik untuk 70 pelanggan.

“Target kita, seluruh kebutuhan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman akan air bersih bisa dipenuhi dalam waktu yang tak begitu panjang,” terang Amin.

Ia menambahkan, setelah penetapan sumber ini, akan dilanjutkan dengan penyusunan detail enginering design (DED), penyusunan perencanaan, dan pelaksanaan pembangunan jaringannya bisa dilakukan dalam tahun 2020 mendatang. (Admin)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar